Instalasi LEMP stack (Nginx, Mysql, PHP) di Ubuntu 14.04

Tentang LEMP

LEMP stack adalah sekumpulan aplikasi yang digunakan untuk menjalankan web server. LEMP adalah akronim dari Linux + Nginx + MySQL/MariaDB + PHP. Linux adalah jenis OS yang digunakan. Nginx adalah aplikasi server opensource yang berfokus pada performa dan efisiensi. MySQL adalah salah satu database server yang banyak digunakan. dan PHP adalah * server-side scripting language *yang digunakan untuk mengembangkan web. Keempat aplikasi ini adalah aplikasi dasar yang digunakan untuk membuat server web.

Asal mula istilah LEMP berasal dari adanya satu grup aplikasi lain bernama X/LAMP (Apache2 + MySQL + PHP) yang lebih dulu populer. grup aplikasi susunannya sama seperti LEMP hanya sebagai servernya menggunakan Apache2, bukan NGINX. Setelah kemunculan dan naiknya popularitas NGINX, maka banyak orang mengganti apache dalam stack itu dengan NGINX. Maka lahirlah istilah LEMP.

Kenapa LEMP

Perbedaan utama antara LAMP dan LEMP adalah penggunaan NGINX atau Apache2 sebagai server. Kedua program tersebut hampir sama dan saling menggantikan, tetapi memiliki keunggulan dan kekurangan sendiri – sendiri. Secara fasilitas dan kenyamanan, apache unggul karena memiliki banyak modul dan memiliki banyak dukungan komunitas. Tetapi NGINX unggul dalam hal performa dan penggunaan dalam server dengan memori kecil. Dari pengalama penulis, penulis lebi menyukai NGINX karena lebih ringan dan lebih settingnya lebih sederhana.

Instalasi LEMP Stack di Ubuntu 14.04

Pada tutorial kali ini akan dibahas bagaimana cara menginstall aplikasi LEMP stack pada ubuntu server 14.04. berikut adalah langkah, langkahnya :

1 – Instal ppa agar LEMP selalu up to date (Opsional)
Buka terminal lalu ketik perintah – perintah di bawah ini satu per satu lalu tekan enter.

sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php5-5.6 sudo add-apt-repository ppa:nginx/stable sudo add-apt-repository ppa:ondrej/mysql-5.6  

2 – Instal MySQL
Ketik perintah dibawah ini satu persatu lalu ikuti petunjuknya. Jika diminta menyeting password, maka masukkan saja.

sudo apt-get install mysql-server  

Jika langkah 1 dilakukan dan mysql yang terinstall adalah mysql 5.6 akan kita jumpai mysql menggunakan ram sangat tinggi. Hampir separuh dari ram komputer. Ini terjadi karena pada versi 5.6 keatas mysql mengaktifkan modul performance_schema untuk memaksimalkan kinerja mysql.
Akan tetapi bagi komputer/server yang memiliki ram kecil, setting seperti ini justru menurunkan performa. Untuk mengatasinya adalah dengan menambahkan baris “performance_schema = off” (tanpa tanda petik) pada file /etc/mysql/my.conf. Caranya ketik

sudo nano /etc/mysql/my.conf  

lalu masukkan baris “performance_schema = off” setelah baris “skip-external-locking”.

konfigrasi mysql pada Instalasi LEMP stack

kemudian klik ctrl+O untuk menyimpan lalu ctrl+X untuk keluar

3 – Install NGINX dan PHP-FPM
Setelah itu kita install NGIX dan PHP-FPM

sudo apt-get install php5-fpm php5-mysql nginx

4 – Konfigurasikan NGINX untuk menggunakan PHP-FPM
buka file konfigurasi nginx dengan menggunakan perintah :

sudo nano /etc/nginx/sites-available/default  

Kemudian ganti isinya dengan

server {  
    listen 80 default_server;
    listen [::]:80 default_server ipv6only=on;

    root /usr/share/nginx/html;
    index index.php index.html index.htm;

    server_name localhost 127.0.0.1; //ini silahkan diganti

    location / {
        try_files $uri $uri/ =404;
    }

    error_page 404 /404.html;
    error_page 500 502 503 504 /50x.html;
    location = /50x.html {
        root /usr/share/nginx/html;
    }

    location ~ .php$ {
        try_files $uri =404;
        fastcgi_split_path_info ^(.+.php)(/.+)$;
        fastcgi_pass unix:/var/run/php5-fpm.sock;
        fastcgi_index index.php;
        fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
        include fastcgi_params;
    }
}

5 – Buat file php untuk tes
buka terminal lalu ketik

sudo nano /usr/share/nginx/html/info.php

lalu buat syntax seperti ini

<?php phpinfo(); ?>  

kemudian simpan dan keluar (ctrl+o lalu ctrl+x).
lalu kita cek dengan membuka
localhost/info.php
Jika tampilan seperti ini maka instalasi telah berhasil.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat…
🙂

%d blogger menyukai ini: